Selasa, 03 Februari 2009

Sedikit Iman tidak masalah asal ukurannya “sesawi”
By. BL Padatu
Mungkin kita masih ingat gaya bertutur jenakanya Issa, seorang comedian yang kerap tampil dalam paket jenaka Democrazy yang tayang pada saluran TV One. Sang Komedian kerap membolak-balik sebuah ungkapan dengan format “sedikit-sedikit….kok cuma sedikit”. Ungkapan jenaka tersebut jika kita rumuskan dalam kaitan dengan persoalan Iman kira-kira seperti ini; “Sedikit-sedikit Iman, sedikit-sedikit iman, Iman kok Cuma sedikit!!” . Boleh jadi ungkapan tersebut dapat terbaca sepintas adanya keheranan sekaligus tanda tanya Iman kok Cuma sedikit? Mengapa kita hanya punya iman sedikit, dan lagi-lagi pertanyaannya sedikit sekali menemukan orang yang beriman. Namun apa yang dimaksudkan dalam ungkapan jenaka ini sesungguhnya tidak dapat diberlakukan dalam konteks kehidupan orang percaya, sebab ukuran “sedikitnya” Issa sang comedian bukanlah sesuatu yang menakar kualitas kesedikitan Iman yang benar-benar sedikit, sebab wilayah Iman adalah wilayah “adikodrati”, wilayah KeTuhanan yang memandang “Sedikit” adalah “banyak”, “kuat” dll.
Sedikit Iman memiliki makna yang sangat dalam, rentangan jangkauan yang luas. Walaupun kita memiliki iman yang sedikit, namun tidak sedikit yang diberikan Allah terhadap refleksi iman kita yang sedikit. Bagi Pepatah lama sedikit demi sedikit akan membentuk bukit, namun bagi Allah sedikit-demi sedikit akan memindahkan bukit.
Karenanya jika anda memiliki iman yang sedikit, asal ukurannya “Sesawi” kita adalah orang kuat. Jangan pernah dipatahkan dengan kesan bahwa sedikit adalah kecil dan besar adalah banyak. Semut kecil selalu memiliki ambisi besar untuk mengangkut remah-remah makanan yang duakali lebih besar dari ukuran badannya. Sedikit berdoa bukanlah hal yang harus dipertentangkan kebermaknaannya. Sedikit membaca firman bukanlah masalah bagi yang menemukan satu maksud atau kehendak Allah dalam hidupnya. Sedikit mempercayai bukanlah akhir atau ujung dari Iman anda. Sedikit memberi juga bukanlah perkara yang dipersoalkan Allah.
Masalahnya sesungguhnya bukanlah bahwa kita memiliki iman yang sedikit. Masalah besarnya adalah “jika sedikitpun tidak ada iman”. Jika kita tidak memiliki sedikit iman akan menjadi sebuah awalan bencana. Karenanya enjoy aja dengan “Iman yang sedikit dengan caliber atau ukuran Sesawi” Saran praktis: teruslah berdoa sedikit demi sedikit, bacalah firman sedikit demi sedikit, sedikit tambahkan keyakinan anda pada Allah, dan sedikit lagi…terus sedikit lagi sampai keraguan anda tinggal sedikit. HIDUP SEDIKIT!

Matius 17
17:20 Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, -- maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar